Thursday, October 09, 2014
1

Saya rasa tulisan saya kali ini tidak akan laku bagi para penggemar batu akik yang mempercayai kekuatan khusus yang dimiliki batu akik. Setelah lama tidak update postingan di blog ini, saya akhirnya kembali untuk sekedar berbagi pemikiran kepada anda semua teman-teman pembaca blog altovart.





Secara pribadi saya suka dengan batu akik, menurut saya batu akik itu keren jika dibuat mata cincin. Namun sayang banyak juga orang yang malah menganggap batu akik itu sakti. 
Baca juga:

Coba perhatikan statement saya yang satu ini “ Bangsa Indonesia akan selalu bodoh dan mudah ditipu apalagi diadu domba kaya lagu ajah kalau masih banyak yang pecaya pada kesaktian benda-benda yang bahkan tidak bisa mengurus dirinya sendiri. “ . Anda tahu bahasa keren nya apa? Musrik.

Mereka yang meyakini bahwa batu akik memiliki khasiat tertentu seperti perlindungan, kekebalan, keberuntungan, pengasihan akan tetap bodoh jika tidak menyadari ini. 

Mereka yang masih percaya pada jimat, adalah salah satu orang bodoh didunia ini, walaupun saya tidak punya hak untuk membodoh-bodohkan mereka hehe. Kalau anda termasuk orang yang saya sebut bodoh, jangan baca tulisan ini sampai selesai, ntar malah jadi pinter. LOL

Saya mulai dengan 3 jenis orang yang percaya mengenai khasiat batu akik. Ke tiga jenis orang ini adalah dukun, orang yang pecaya dukun, orang yang percaya dengan angan-angan nya tanpa ada bukti nyata. Pertama adalah dukun, jika saya katakan dukun itu pembohong apa anda setuju? Bukti bahwa dukun itu pembohong adalah mereka mengatakan penyakit yang tak wajar adalah santet. Coba pikir, teknologi macam apa yang digunakan untuk menyakiti orang dari jarak jauh bahkan tanpa menyentuhnya? “lah, kan itu jin yang membantunya.” si dukun menjawab. Oke, kalo memang santet itu ada, kenapa bangsa kita bisa sampai dijajah selama 350 tahun lamanya oleh Belanda dan Jepang? Duku itu pembohong yang pintar, eh salah yang benar pintar berbohong.

Yang kedua, orang yang pecaya dukun. Apakah orang yang percaya pada pembohong adalah orang yang pintar? Hahaha. Yang ketiga adalah orang yang pecaya angan-angan tanpa bukti. Kalau yang ini saya no comment. LOL

Batu akik itu keren, batu batu cantik hasil alam yang langka. Cincin yang berhiaskan batu akik pun bagus, saya pribadi suka. Tapi untuk percaya manfaat dan khasiat khusus seperti kata dukun, itu bodoh menueut saya. Dai sudut pandang Alloh pun saya rasa itu merupakan kebodohan.

Alloh memberi tahu kepada kita bahwa pebuatan musrik itu tidak diampuni dan bisa meusak amal yang lain. Orang yang tetap mempercayai ini sama saja memilih neraka sebagai tempat kembali nya dibanding surga. Dan ini yang kadang kita lupa, bahwa kita abadi di akherat. Abadi itu bukan satu atau dua tahun. Tapi selamanya.

Orang musrik itu sama halnya memilih menghabiskan keabadian nya untuk di siksa. Padahal keabadian disebut abadi karena tidak ada habisnya. Saya kasihan dan prihatin melihat orang-orang indonesia yang masih gampang sekali percaya pada hal-hal mistis yang tidak jelas asal sumbernya.

Bukan saya tidak pecaya hal goib, tapi lebih tepatnya dari mulut siapa kabar yang disebut goib itu keluar. Jika Al Quran yang berkata maka itu La roiba fihi, tidak ada keraguan dalam saya meyakni.

Bagi penggemar batu akik, jadilah penggemar yang menyukai batu akik bukan karena khasiat tertentu. Tapi lihatlah dari sisi keagungan tuhan yang ada di dalam nya. Batu akik indah bukan merupakan kewajaran. Orang yang melihat keindahan adalah sebuah kewajaran akan lebih sulit menyadari keberadaan tuhan nya. Semoga bermanfaat.

popads