Saturday, October 18, 2014
4

Batu safir secara ilmiah adalah batuan jenis alumunium oksida atau korodum. Sebenarnya batu safir adalah saudara kandung dari batu ruby atau merah delima. Warna batu safir yang paling terkenal adalah biru meskipun ditemukan pula warna lain seperti abu-abu, hitam, bahkan tidak berwarna. Semua varietas kualitas korodum kecuali yang berwarna merah adalah safir karena yang berwarna merah adalah ruby atau merah delima.

batu blue safir


Batu safir dapat terbentuk di alam secara alami atau bisa juga dibuat sintetisnya. Batu safir yang di fabrikasi biasanya digunakan untuk keperluan industri karena kekerasannya. Jika anda pernah mendengar arloji dengan kaca anti gores bisa jadi safir lah yang menjadi lapisan pelindungnya karena tingkat kekerasan batu safir yang tinggi.

Harga safir ditentukan oleh beberapa faktor seperti kejelasan, warna, ukuran, potongan, kualitas secara keseluruhan dan bahkan anehnya asal geografisjuga turut menjadi faktor penentu harga. Tambang batu safir dialam terletak di negara – negara seperti Sri Lanka, Thailand, Afrika Timur, Madagaskar, dan di Amerika Utara yaitu di beberapa lokasi seperti "Gem Mountain", dan di dalam atau dekat Sungai Missouri, wilayah sekitar Helena, Montana. Batu safir dan ruby basanya seing ditemukan dilokasi yang sama namun sering kali jumlah salah satu lebih dominan.

Batu safir juga bisa ditingkatkan kualitasnya dengan cara pemanasan pada keadaan tertentu. Misalkan pemanasan di udara pada suhu 500 derajat sampai 1800 derajat celcius untuk meningkatkan warna nya atau dipanaskan didalam oven dengan keadaan nitrogen rendah selama 7 hari atau lebih.

Nah itu dia yang bisa saya sampaikan mengenai batu safir pada kesempatan ini. Semoga informasi yang saya bagikan mengenai salah satu batu mulia yang juga banyak dicari sebagai batu cincin kali ini bisa bermanfaat untuk anda. Apa artikel ini bermanfaat? Jika iya, mohon luangkan waktu anda untuk memberi vote g+1 pada +Google di sidebar kanan atas.Terimakasih.