Friday, February 21, 2014
0
Altovart, tempat dimana sains dan sihir adalah hal yang sama. Saat kita meliahat langit dimalam hari, pernahkah terpikir seberapa luas alam jagat raya ini? Bumi bagai sebutir pasir di padang pasir yang sangat luas. Yah, mungkin begitulah ungkapan yang tepat. 

Namun apa kalian pernah mendengar bahwa alam jagat raya ini memiliki ujung? Kalau memang demikian, apa yang sebenarnya ada di sana? Dan apa yang ada diluar jagat raya? Bagaimana kehidupan disana? Mungkin pertanyaan-pertanyaan itulahmuncul di benak kita.

Mungkin hal ini akan sedikit mengada ada, tapi ini nyata. Altovart, negri di ujung jagat raya. Alam semesta mengembang seiring dengan waktu. Begitupula Altovart yang selalu berada di ujung jagat raya mengikuti batas alam semesta. Tempat yang memiliki kehidupannya sendiri. Tempat yang sangat berbeda dengan bumi yang kita tinggali.

Dataran Negri Altovart, kenapa dataran? Karena tempat ini bukannlah planet yang bulat tak berujung, melainkan dataran seperti pulau besar yang ada di ruang angkasa memiliki batas dan tepi. Estovart, Westovart, Shotovart, dan Nortovart tempat itu terbagi menjadi empat wilayah besar dengan X-tovart sebagai batas dan pusatnya.

Dan ini adalah kisah seorang anak manusia yang taksengaja sampai di tanah Altovart yang penuh misteri. Pertemuannya dengan teman – teman baru membawanya mengarungi petualangan yang luar bisa bahkan tak pernah terbayangkan sebelumnya.

Kenyataan demi kenyataan yang seiring berjalannya waktu mulai terungkap satu per satu pun menuntun nya pada rahasia besar tentang kehancuran bumi yang sebentar lagi. Membuka tabir yang gelap menuju cahaya yang terang. Itulah yang dia coba lakukan untuk merubah keadaan demi mencapai impian nya. Dan shapir adalah awal dari petualangan besar ini.

Bersambung di chapter 1 – Shapir ….

popads